Kekurangan chip memori global yang dipicu oleh booming AI telah mendorong perusahaan-perusahaan termasuk Google dan Nvidia untuk melakukan lebih banyak upaya pada alternatif yang dapat meringankan krisis pasokan. Salah satunya adalah teknologi yang memungkinkan server berbagi memori di pusat data.

Teknologi tersebut, Compute Express Link, atau CXL, sudah berusia tujuh tahun tetapi lambat untuk diterapkan hingga saat ini, sebagian karena teknologi tersebut memperlambat transfer data, yaitu proses yang digunakan prosesor untuk mengambil informasi dari memori untuk melakukan penghitungan. Dalam beban kerja AI, prosesor terus-menerus menarik data baru, sehingga penundaan kecil sekalipun dapat memperlambat keseluruhan sistem. 

Meskipun ada masalah, kenaikan harga chip memori memaksa perusahaan untuk mencoba teknik yang berbeda. Misalnya, Google telah mulai menerapkan teknologi CXL di pusat datanya, menurut dua karyawannya, dan langkah ini dapat mendorong perusahaan lain untuk mengikutinya.

You May Also Like

Enjoyed This Article?

Get weekly tips on growing your audience and monetizing your content — straight to your inbox.

No spam. Join 138,000+ creators. Unsubscribe anytime.

Create Your Free Bio Page

Join 138,000+ creators on Seemless.

Get Started Free