"Ini tidak ada bedanya dengan Comfort Women atau Holocaust," tulis Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di X minggu lalu, mengutip postingan berisi video tentara Pasukan Pertahanan Israel melemparkan mayat dari atap di Gaza.

Postingan presiden memicu badai internet karena ribuan alasan berbeda, salah satunya karena video tersebut diberi label yang menyesatkan. postingan yang dikutip berbunyi "REKAMAN LANGSUNG: Tentara IDF menyiksa seorang anak Palestina dan melemparkannya dari atap." Video tersebut sebenarnya berasal dari bulan September 2024, dan menggambarkan tentara Israel menendang, menyeret, dan akhirnya melemparkan tubuh yang lemas dari atap. Insiden tersebut - melibatkan …

Baca cerita lengkapnya di The Verge.

You May Also Like

Enjoyed This Article?

Get weekly tips on growing your audience and monetizing your content — straight to your inbox.

No spam. Join 138,000+ creators. Unsubscribe anytime.

Create Your Free Bio Page

Join 138,000+ creators on Seemless.

Get Started Free