Sebuah kapal komersial terlihat berlabuh di lepas pantai Uni Emirat Arab, di Selat Hormuz, Dubai, pada tanggal 2 Maret 2026. Peningkatan lalu lintas maritim menyebabkan penumpukan kapal yang menunggu di dekat Dubai, menyoroti pentingnya strategis selat tersebut, yang menangani 20 persen perdagangan energi global. | Foto: Getty Images

Segera setelah pemerintahan Trump melancarkan perang terhadap Iran, saya menelepon Reed Blakemore, direktur penelitian dan program di Atlantic Council Global Energy Center, untuk berbicara tentang konsekuensinya. Walaupun harga minyak dan gas sudah meningkat, masih ada harapan bahwa dampak konflik mungkin hanya terjadi sebentar saja. Di akhir percakapan kami, Blakemore berkata dengan jelas: "Mari kita bicara lagi [minggu depan]… Kita akan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang seperti apa konflik yang akan terjadi dan seperti apa ceritanya sebenarnya bagi energi di masa depan."

Infrastruktur energi telah menjadi titik pengaruh utama dalam perkembangan …

Baca cerita selengkapnya di The Verge.

You May Also Like

Enjoyed This Article?

Get weekly tips on growing your audience and monetizing your content — straight to your inbox.

No spam. Join 138,000+ creators. Unsubscribe anytime.

Create Your Free Bio Page

Join 138,000+ creators on Seemless.

Get Started Free